Dekan Fakultas Pariwisata UMSB Ajak Warga Vote Kampung Wisata Sarugo Untuk Menangkan API 2020

Anak-anak di Kampung Sarugo
Anak-anak di Kampung Sarugo (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTTINGGI, KLIKPOSITIF --Dekan Fakultas Pariwisata UMSB Moch Abdi mengajak warga Sumatera Barat di ranah dan rantau untuk mendukung Kampung Sarugo (Saribu Gonjong) dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Kampung Sarugo terletak di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.

baca juga: ASN Terpapar COVID-19, Kantor Bupati Lima Puluh Kota Tutup Satu Hari

Abdi mengatakan, dukungan dari warga sangat dibutuhkan demi menjadikan Sarugo sebagai Kampung Adat terpopuler dalam ajang tersebut.

"Caranya memvote bisa lewat SMS dengan ketik API (spasi) 13 D kirim ke 99386, kemudian dengan instagram dengan follow @APIaward dan like gambar Kampung Sarugo dalam nominasi," ucap Abdi, Sabtu 8 Agustus 2020.

baca juga: Dekan Fakultas Pariwisata UMSB : Tak Ada Lulusan Kita yang Menganggur

Selanjutnya, ucap Abdi, vote juga bisa dilakukan dengan cara subscribe channel youtube @APIaward dan cari video Kampung Sarugo .

"Vote dimulai sejak 1 Agustus hingga 31 Desember, kita minta warga memberikan dukungan sekaligus sebagai mempromosikan pesona Sarugo," ungkapnya.

baca juga: Solusi Belajar Jarak Jauh, Radio Edukasi Sekolah Mengudara di Luhak

Kampung Sarugo merupakan desa binaan Fakultas Pariwisata UMSB sejak setahun silam dan merupakan satu-satunya wakil Sumatera Barat dalam API 2020 kategori Kampung Adat .

Perkampungan yang terletak di utara Kabupaten Lima Puluh Kota itu, punya pesona berupa puluhan Rumah Gonjong yang berbaris rapi dan masyarakat adat yang kental dengan budaya Minangkabau.

baca juga: Tak Punya E-KTP, Lebih 10 Ribu Warga di Lima Puluh Kota Terancam Tak Bisa Memilih

Dalam ajang API, Kampung Sarugo akan bersaing dengan sejumlah nominasi lain seperti Desa Adat Gumantar Lombok Utara, Desa Pampang Samarinda, Kampung Adat Namata Kabupaten Sabu.

Selanjutnya, Kasepuhan Cipta Gelar Sukabumi, Pelang Kanidai Pagar Alam, Rumah Betang Saham Kabupaten Landak, Rumah Tuo Rantau Panjang, Setulang Malinau dan Tongkonan Toraja.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi