Wabup Pessel: Objek Wisata Jembatan Pelangi Berpotensi Untuk Dikembangkan

Wabup Pessel, Rusma Yul Anwar dan rombongan saat mengunjungi objek wisata jembatan pelangi di Nagari Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai.
Wabup Pessel, Rusma Yul Anwar dan rombongan saat mengunjungi objek wisata jembatan pelangi di Nagari Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai. (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Wakil Bupati Pesisir Selatan ( Pessel )-Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar mengungkapkan, objek wisata jembatan pelangi di Nagari Salido Sari Bulan, Kecamatan IV Jurai berpotensi sebagai penunjang wisata di daerah .

Objek wisata jembatan pelangi merupakan objek wisata lokal yang mulai berkembang. Dikelola pemerintah nagari dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), saat ini keberadaannya sudah mulai diminati masyarakat.

baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, Satpo PP Turun ke Jalan

Rusma Yul Anwar yakin, dengan adanya objek wisata ini akan mampu membawa dampak baru terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kerena keberadaannya memiliki keunikan tersendiri.

"Tentu dengan memaksimalkan lagi pengembangannya, dan pemerintah nagari hendaknya harus kreatif," ujarnya disela kunjungannya di objek wisata itu, Sabtu 20 Juni 2020.

baca juga: 2020 Kecelakaan Lalulintas di Padang Pariaman Masih Tinggi, Polisi Catat 349 orang Jadi Korban

Kunjungan Rusma Yul Anwar disambut Wali Nagari Salido Sari Bulan, Amrizal dan ratusan masyarakat. Selain alamnya yang indah, objek wisata ini juga bangunan jejak penjajahan Belanda berupa tempat pemandian dalam terongan.

"Jika dikembangkan lebih baik lagi, akan memberi dampak positif terhadap ekonomi nagari, terutama masyarakat," terangnya.

baca juga: Pemda Pariaman Kembali Kibarkan Bendera dan Upacara HUT RI di Dalam Laut

Wali Nagari Salido Sari Bulan, Amrizal mengaku, bangga dengan keberadaan objek wisata tersebut. Namun, untuk lebih maju lagi butuh perhatian Pemkab untuk menyokongnya.

"Saya mohon bantuan Pak Wabup untuk membantu dari segi pemasaran dengan menginformasikan kepada masyarakat luas," ujarnya.

baca juga: UAS ke Bukittinggi Dua Hari, Catat Jadwalnya

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri