Antisipasi Corona, Pemko Bukittinggi Tutup Objek Wisata Berbayar

TMSBK Bukittinggi
TMSBK Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -Pemerintah Kota Bukittinggi memperluas kebijakan demi mewaspadai COVID 19. Teranyar Pemko memutuskan menutup total objek wisata.

Kawasan objek wisata yang ditutup adalah objek berbayar, yakni Taman Panorama Lubang Jepang dan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK).

baca juga: Prabowo Temui Menhan Austria, Bahas Soal Pertahanan

Kedua kawasan ini, setiap harinya bisa dikunjungi wisawatan sehingga rawan penyebaran COVID-19, terlebih lagi di TMSBK atau kebun binatang yang juga melingkupi areal Benteng Fort de Kock.

"Ya, mulai besok kita tutup dulu objek wisata kita. Rencananya hingga 2 minggu ke depan, atau 2 April. Kita lihat situasinya nanti," kata Kabag Humas Pemko Bukittinggi Yulman, Kamis 19 Maret 2020.

baca juga: Omnibus Law Disentil, Menkominfo: UU Perlu Dilihat Sisi Baiknya

Kendati ditutup, Yulman menyebut para pekerja atau pengelola objek tersebut akan tetap bekerja seperti biasa, sebab objek itu tak bisa ditinggal.

"Jadi, kami imbau pengunjung untuk memaklumi keadaan," ujar Yulman.

baca juga: JPPI Kritik 1 Tahun Jokowi: Merdeka Belajar Produk Kebijakan Gagal

Ia menjelaskan, yang ditutup adalah objek wisata berbayar, sementara Jam Gadang , yang juga menjadi salah satu titik keramaian belum ada rencana akan ditutup.

Hanya saja, warga diminta waspada saat berada di keramaian atau bahkan mengurangi aktivitas di luar rumah.

baca juga: Sindir Gatot soal Komunis, Mahfud MD Singgung Dulu Jadi Panglima

Sebelumnya, Pemko Bukittinggi juga mengambil keputusan dengan meliburkan siswanya hingga 14 hari ke depan.

Belum ada kasus positif COVID-19 di Bukittinggi maupun Sumbar, namun langkah mempersempit penyebaran terus dilakukan.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri