Teruci Chaprendang Sumbar Bantu Korban Bencana Solok Selatan

Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Dedy Satri Asmon (kanan) menyerahkan bantuan logistik kepada Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, Nasril (kiri)
Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Dedy Satri Asmon (kanan) menyerahkan bantuan logistik kepada Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, Nasril (kiri) (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Setelah memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Jorong Galapung, Nagaro Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berselang satu minggu Teruci Chaprendang Sumbar kembali memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana. 

Kali ini, bantuan bencana itu dberikan kepada korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Solok Selatan . Bantuan yang bertajuk Teruci Chaprendang Peduli Solok Selatan itu, diantarkan langsung ke Posko Bantuan di Nagari Pakan Rabaa, Minggu (1/12).

baca juga: Syukuran, Petani di Solsel Sembelih Kerbau

Pada penyerahan bantuan tersebut, Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Dedy Satria Asmon yang didampingi oleh dua wakil Kumendan Teruci Chaprendang Syaiful dan Jasnil Khaidir serta beberapa anggota, menyampaikan turut berduka cita dan prihatin atas musibah yang menimpa warga Jorong Sapan Salak.

"Kami berharap bantuan dari Teruci Chaprendang Sumbar dapat meringankan beban yang diderita  yang terdampak dari bencana tanah longsor dan banjir bandang,” ujar Dedy Satria didampingi dua wakilnya Syaiful dan Jasnil Khaidir usai menyerahkan bantuan di poskor bencana, Minggu siang. 

baca juga: Tim Penegak Disiplin Covid-19 Solsel Sosialisasikan Perda AKB Awas : Tidak Pakai Masker bisa dikenakan Denda Atau Pidana.

Dikatakan Dedy Satria, sebelum menyerahkan bantuan ke Solok Selatan ini, pekan lalu Teruci Chaprendang Sumbar juga menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor di kawasan salingka Dana Maninjau, Kabupaten Agam.

Sepulang dari mengantarkan bantuan ke Maninjau, pihaknya kemudian mendapat informasi bahwa di Kabupaten Solok Selatan juga terjadi bencana longsor dan banjir bandang. Maka dari itu, dibentuklah tim Teruci Chaprendang Sumbar Peduli Solok Selatan .

baca juga: Lagi, Masyarakat Solsel Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Begitu mendengar ada musibah lagi di Solok Selatan , hati kami tergerak untuk membantu meringankan beban para korban bencana. Jadi, dibentuklan  Teruci Chaprendang Sumbar Peduli Solok Selatan . Kami pun kemudian menghimpun bantuan dari masing-masing anggota," ujar Dedy Satria. 

Sementara itu, Koordinator Bantuan Teruci Chaprendang Peduli Solok Selatan Arsil Asra didampingi Syaiful, mengatakan bantuan yang dikumpulkan selama seminggu ini dibelikan untuk kebutuhan harian para korban terdampak bencana yang telah disurvey beberapa hari sebelumnya.

baca juga: Sidang Kasus Suap, Jaksa KPK Tuntut Muzni Zakaria 6 Tahun Penjara

Bantuan itu berupa mie instan, air mineral, sarden, beras, telur, pempers balita, baju layak pakai dll. “Kami memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak saat ini,“ kata Arsil Asra dan Bahrul disela-sela kesibukannya di Posko Bantuan Kemanusiaan Bencana Solok Selatan .

Bantuan yang berasal dari donasi para anggota komunitas gabungan Daihatsu Terios dengan Toyota Rush di Ranah Minang itu, diserahkan secara simbolis oleh Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Dedy Satri Asmon kepada Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, Nasril.

Wali Nagari Pakan Rabaa, Nasril dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian dari Teruci Chaprendang Sumbar. “Bantuan Teruci Chaprendang Sumbar datang bertepatan dengan masyarakat kami sedang membutuhkan bantuan,” ujar Nasril.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor pada hari Minggu (24/11) itu telah memporak-porandakan Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa.

Menurut informasi di Posko Bencana dan BPBD Kabupaten Solok Selatan , longsor terjadi di 10 tititk dan menutup akses jalan keluar masuk jorong/desa tersebut.Sebanyak 13 rumah rusak berat, 5 rusak ringan, 8 rusak sedang.

Selain rumah, bencana alam itu juga merusak sawah dan ladang masyarakat yang merupakan sebagai mata pencarian masyarakat, karena ditimbun material banjir dan tanah longsor berupa pasir dan batu.(*)

Penulis: Riki Suardi