Usung 100 Persen Kopi Minang, Tangkelek Kopi Hadir di Perbatasan Bukittinggi-Agam

"Ada sejumlah jenis kopi lokal yang tersaji di kedai Tangkele Kopi"
Kedai Tangkelek Kopi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Kabar baik bagi pecinta kopi, Distro Tengkelek yang selama ini menjual kaos, kini mulai mengembangkan unit bisnis dengan membuka Tangkelekopi (Tangkelek Kopi), yang mengusung konsep kopi lokal, atau 100 persen kopi Minang.

Kedai Tangkelekopi itu sendiri telah launching pada Sabtu 26 Oktober 2019 yang lalu di perbatasan Kota Bukittinggi dengan Kabupaten Agam, atau berada di Jalan Raya Bukittinggi-Padang, tepatnya di kawasan Kapeh Panji. 

Baca juga : Ini Kisah Pendirian Tangkelek, Distro Khas Minang Pertama di Sumbar

Menurut Owner Tangkelek, Khalid Arafah, ada sejumlah jenis kopi lokal yang tersaji di kedai Tangkele Kopi, diantaranya Kopi Situjuah, Kopi Marapi, Kopi Singgalang, Kopi Solok Rajo, Kopi Solok, Kopi Panta, serta Kopi Lasi, yang semuanya memiliki citra rasa yang berbeda.

Bahkan jika ada produk kopi lokal lainnya yang ditawarkan masyarakat, Tangkelek Kopi juga akan menerimanya dan akan menjadikan menu baru, dengan catatan kopi itu asli kopi Minang.

"Mau kopi hitam, kopi susu, kopi es, silakan datang ke Kedai Tangkelek Kopi. Harganya berkisar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Kedai Tangkelek Kopi akan buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB," ujar Khalid Arafah.

Sebelum atau sesudah ngopi, pengunjung bisa belanja produk Tangkelek lainnya yang berada persis di sebelah kedai Tangkelek Kopi, mulai dari baju kaos, sendal, dan sebagainya.

Khalid Arafah mengungkapkan, Tangkelek Kopi ini baru perdana hadir di kawasan Bukittinggi dan sekitarnya dan rencananya kedai yang sama juga akan dibangun di Kota Padang dan di daerah lainnya. (*)